Jumat, 15 Januari 2021

3.6 Menerapkan Perangkat Lunak Pengolah Gambar Vektor

 Kompetensi Dasar :

3.6 Menerapkan Perangkat Lunak Pengolah Gambar Vektor
4.6 Menggunakan Perangkat Lunak Pengolah Gambar Vektor


APERSEPSI
Sumber Gambar : https://www.coreldraw.com/en/pages/free-download/

Seiring perkembangan teknologi maka berbagai macam software bermunculan untuk memudahkan para desainner dalam merangcang dan mendesain. Dalam mendesain kita perlu yang namanya konsep desain dan ide agar dapat tersampaikan ke dalam bentuk visual, tentu ini peralatan yang digunakan saat mendesain adalah peralatan komputer dan software aplikasi desain namun perlu juga peran dari pikiran kita, ide-ide kreatif kita, ke uletan kedua tangan kita yang dapat bergerak secara cepat, kekuatan dan kesehatan mata kita, dan alat gambar manual seperti sketsa jika diperlukan saat sebelum memulai desain ke dalam bentuk digital/visual. Desain grafis penting sekali didalam dunia bisnis karena desain inilah yang nantikan dapat memasarkan produk seperti media iklan poster, baleho, spanduk, majalah, brosur, dengan desain yang cantik dan menarik akan mempengaruhi penjualan produk sehingga pembeli akan mudah tertarik dengan produk kita. Desain yang cantik dan merarik tentu memperhatikan warna yang digunakan sesuai atau tidaknya, tata letak dalam desain, dan mensimulasikan efek gambar. Pada bab ini kita akan belajar mendesain dengan aplikasi desain yang popular digunakan di dunia desainner. 

A. PERANGKAT LUNAK PENGOLAH GAMBAR 
      Berikut ini adalah macam-macam software yang popular untuk melakukan desain.

1. Corel Draw 

Sumber Gambar : https://www.coreldraw.com/en/product/coreldraw/standard/

Corel Draw adalah software yang diduat oleh perusahaan Corel Corporation yaitu perusahaan perangkat lunak yang berbasis di Ottawa, kanada. Aplikasi corel draw ini dapat membuat dan mengolah gambar berbasis vektor, seperti logo, brosur, kartu undangan, baleho, spanduk dan segala jenis desain vektor berdasarkan garis yang membutuhkan proses visualisasi. Perangkat lunak ini selalu di update untuk menambahkan fitur-fitur terbarunya. Untuk menggunakan aplikasi ini direkomendasikan dengan spesifikasi komputer yang cukup tinggi agar proses desain tidak terjadi yang tidak diinginkan seperti komputer mengalami hang, kinerja lambar, dan not responding. 

a. Spesifikasi Minimal
Berikut ini adalah spesifikasi minimal dalam komputer untuk melakukan proses desain sebagai berikut :

    - Sistem Operasi Windows 10, Windows 8.1 atau windows 7 64-bit 
    - Intel Core i3 generasi 5 atau AMD Ryzen 3
    - Video Card 2GB
    - Memori RAM 8 GB
    - 4 GB Harddisk Space atau gunakan SSD lebih baik
    - Mouse dan keyboard
    - Pen Tablet
    - Monitor 22"
    - Resolusi layar 1280 x 720 100% 

b. Kelebihan Corel Draw
    Berikut ini kelebihan saat desain menggunakan corel draw
    - Proses editan yang cepat dan mudah
    - Hasil gambar vektor lebih baik
    - Support format inport/export yang banyak
    - Tool, selection, editing, dan manipulasi efek yang banyak
    - Populer digunakan di industri atau perusahaan\

c. Kekurangan Corel Draw
    Berikut ini kelebihan saat desain menggunakan corel draw
    - Ukuran file yang besar
    - Tidak cocok untuk mengedit photo
    - Sulit membuat sebuah tabel
    - Saat desain dan ingin membuka ke versi lain maka harus menyesuaikan format yang didukung

2. Photoshop

Sumber Gambar : http://www.digitalsoftw.com/2019/06/17/adobe-photoshop-software/

Photoshop adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3, versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4, versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5, versi ketigabelas adalah CS6, dan versi terbaru adalah Adobe Photoshop CC. Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna : 

Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster seperti .png, .gif, .jpeg. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas :

  • .PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programmer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
  • .PSB adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB
  • .PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak photoshop deluxe.

a. Spesifikasi Minimal
Berikut ini adalah spesifikasi minimal dalam komputer untuk melakukan proses desain sebagai berikut :

    - Sistem Operasi Windows 10, Windows 8.1 atau windows 7 64-bit 
    - Intel Core i3 generasi 5 atau AMD Ryzen 3
    - Video Card 2 GB
    - Memori RAM 8 GB
    - 4 GB Harddisk Space atau gunakan SSD lebih baik
    - Mouse dan keyboard
    - Pen Tablet
    - Monitor 22"
    - Resolusi layar 1280 x 720 100% 

b. Kelebihan Photoshop
    Berikut ini kelebihan saat desain menggunakan Photoshop
    - Gambar yang dihasilkan lebih jelas dan memuaskan
    - Fitur efek yang banyak untuk manipulasi gambar
    - Cocok untuk editing photo karena fitur yang lengkap
    - Bisa digunakan untuk mendesain dan editing photo
    - Bisa juga digunakan untuk mengolah beberapa materi web
    - Popular di dunia desain grafis
    - Photoshop lebih cepat dan ringan kerjanya

c. Kekurangan Photoshop
    Berikut ini kelebihan saat desain menggunakan Photoshop
    - Banyak layer yang digunakan sehingga cukup rumit dan membutuhkan ukuran file yang besar
    - Kurang cocok untuk mendesain seperti spanduk, baleho, spanduk karena paragraf tidak rapi
    - Sulit membuat sebuah tabel
    - Saat desain dan ingin membuka ke versi lain maka harus menyesuaikan format yang didukung

3. Adobe Ilustrator

Sumber Gambar : https://www.ilounge.com/index.php/mac/entry/serif-labs-affinity-designer

Adobe Illustrator adalah sebuah program perangkat lunak atau program grapic design pengolah image berbasis vektor, vektor itu sendiri merupakan sekumpulan titik dan garis yang saling terhubung yang merupakan perpaduan dari warna-warna sehingga membentuk sebuah objek menggambar yang diciptakan oleh Adobe Systems yang menggunakan vektor. 
Adobe Illustrator diciptakan pada tahun 1986 dan dirancang untuk bekerja dengan komputer Macintosh. Perusahaan tidak memiliki persentase besar dari pasar, dan alat-satunya perangkat lunak yang mampu menantang Adobe Illustrator adalah LaserWriter, alat yang diproduksi oleh Apple. Adobe Illustrator adalah alat yang ampuh yang memiliki kurva belajar rendah. Meskipun ini, terkenal dengan tingkat presisi. Banyak orang telah menemukan Adobe Illustrator untuk menjadi alternatif yang berguna untuk alat desain kompleks seperti AutoCad. Selain itu, Adobe Illustrator tempat penekanan pada lukisan, sesuatu yang hilang dari AutoCad ketika pertama kali diperkenalkan.
Sumber : https://kelasdesain.com/pengertian-illustrator/
b. Kelebihan Adobe Illustrator
    Berikut ini kelebihan saat desain menggunakan Adobe Illustrator
    - Garis terlihat jelas dengan guide rules
    - Cocok untuk illustrasi, logo, dan vektor image lainnya
    - Ukuran file setelah disave lebih kecil
    - Fitur gabungan dari coreldraw dan photoshop dibuat lebih simple
    - Resolusi hasil akhir tinggi
    - Mampu untuk load file besar, diatas 50mb
    - Hasil cetakan dengan resolusi tinggi
    - Warna lengkap dan lebih halus
    - Terintegrasi dengan software adobe yang lain
b. Kelemahan Adobe Illustrator
    Berikut ini kelebihan saat desain menggunakan Adobe Illustrator
    - Fitur lengkap namun untuk membuat layout menjadi rumit
    - Banyak layer yang digunakan sehingga cukup rumit 
    
B. MENGOLAH GAMBAR VEKTOR DENGAN PERANGKAT LUNAK

1. Membuka / Menjalankan Aplikasi Coreldraw
    Simak video berikut ini, bagaimana cara memulai dalam menggunakan aplikasi corel draw.

2. Macam-Macam Menu dan Fungsi Coreldraw










Sumber : 
https://id.wikipedia.org/wiki/Adobe_Photoshop
https://kelasdesain.com/keunggulan-dan-kelemahan-photoshop
https://kelasdesain.com/kelebihan-kekurangan-adobe-illustrator/

Minggu, 10 Januari 2021

3.7 Menerapkan Cara Pembuatan E-Book

Kompetensi Dasar 


3.7 Menerapkan cara pembuatan e-book
4.7 Menyusun e-book dengan perangkat lunak e-book editor
A. Format E-Book

Sederhananya, pengertian e-book adalah buku dalam versi digital. Ebook atau elektronik book disebut juga digital book. buku digital menyajikan informasi berupa teks, gambar, video, audio, maupun bentuk multimedia lain yang bisa dibuka melalui laptop, komputer, dan smartphone.
Hingga kini penemu e-book masih menjadi perdebatan. Sejumlah nama disebutkan namun tidak pernah benar-benar diakui. Nama yang muncul adalah Robertus Busa, Angela Luiz Robles, Doug Engelbart dan Andries van Dam, dan Michael S. Hart. Tahun ditemukannya e-book pun belum jelas sampai detik ini. Yang pasti, kehadiran buku digital telah mengubah kebiasaan membaca terutama dalam dunia pendidikan. Adanya buku digital tidak untuk menggantikan buku konvensional. E-book menjadi alternatif yang memudahkan seseorang untuk membaca buku. Sesuai dengan penjelasan dalam prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang tahun 2019, fungsi e-book yakni sebagai alternatif media belajar. Buku digital memberikan informasi secara menarik dan interaktif. Selain itu buku digital adalah media berbagi informasi yang mudah disebarluaskan.
Jadi, di era digital sekarang ini e-book sangat berguna untuk media informasi berbasis teknologi, kita dimudahkan dalam mendapatkan informasi digital yang mudah dibawa kemana-mana, penyimpanannya juga dapat di simpan baik secara offline maupun online. 

Berikut ini adalah kelebihan dan kelemahan dari e-book, yaitu :

Kelebihan dari e-book adalah sebagai berikut :
1. Tidak mudah rusak yang diakibatkan oleh cuaca hujan, basah, atau dimakan rayap.
2. Peperless ramah lingkungan.
3. Mudah bagikan dan mudah dibawa kemana-mana
4. Tidak memakan banyak tempat seperti buku yang masih menggunakan kertas.
5. Mudah disimpan pada penyimpanan memori. 
6. Tampilan dinamis

Kekurangan dari e-book adalah sebagai berikut :
1. Memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang baik untuk membuat.
2. Dibutuhkan perangkat elektronik seperti komputer, laptop, dan ponsel pintar.
3. Aplikasi khusus untuk membuat e-book.
4. Mengetahui teknik-teknik untuk menyusun e-book.
5. Jika terlalu lama membaca dapat mengancam kesehatan mata.

Setiap e-book memiliki karakteristik dan format file tertentu, yaitu :

1. PDF


Sumber Gambar : https://www.kaspersky.com/blog/36c3-pdf-digital-signature/32073/

Secara umum pengertian Portable Document Format atau PDF adalah suatu format berkas yang dibuat oleh Adobe System Inc. Sebagai salah satu perusahaan software terbesar saat ini tentu saja mencerminkan semua hasil produknya yang memiliki fungsi penting bagi masyarakat, sebut saja salah satunya Adobe Photoshop sebagai software editor gambar terbaik saat ini.
Meskipun pada awalnya kurang begitu populer namun saat ini pemakaian file dengan ekstensi PDF hampir selalu ada. Bahkan software untuk membacanya pun tidak hanya Adobe Reader namun juga ada Foxit Reader, Sumatra PDF dan lain – lain.
Pada awalnya Adobe System selaku pemrakarsa berkas file PDF hanya membuat software Acrobat Reader (sekarang bernama Adobe Reader) secara komersial, sehingga tidak bisa langsung diunduh alias berbayar. Pada saat itupun penggunaan file PDF memang masih sangat rendah, tepatnya pada tahun 1993. 

Dalam pengumpulan berkas/dokumen secara online biasanya format PDF ini yang sering digunakan, selain itu format PDF juga tidak bisa di edit secara langsung tanpa harus mengubahnya atau konversi terlebih dahulu ke dalam doc atau ms.word. 
2. HTML 

HTML adalah Hypertext Markup Languange. HTML merupakan bahasa mark up yang mudah untuk dipahami oleh pengguna. HTML dapat memudahkan user pemula ataupun developer dalam memformat, menyusun, serta mengorganisir suatu dokumen secara online menggunakan program Microsoft Word.
HTML berfungsi untuk memudahkan pengguna saat mengelola atau mengatur sebuah data dalam bentuk dokumen pada website. Sehingga menghasilkan dokumen yang menarik dan mudah dibaca oleh seluruh pengguna internet di seluruh dunia. HTML mempunyai kelebihan dari bahasa yang digunakan. Bahasa mark up untuk HTML mempunyai banyak sumber dan luas serta konsisten.
HTML dapat dijalankan secara alami pada setiap website. HTML juga mempunyai learning curve yang lebih mudah serta open source yang dapat dijalankan dengan gratis. Selain itu, HTML pun mempunyai standar website yang resmi oleh World Wide Web Consortium pada maintain. Serta mudah diintegrasikan dengan PHP, Node.js bahkan hingga bahasa backend.
HTML mempunyai fitur yang tidak bisa digunakan secara logic. Sehingga halaman website harus dipisahkan meski mempunyai elemen yang sama. Saat melakukan eksekusi, browser juga kadang tidak bisa diprediksi. Sehingga browser tidak bisa render yang lebih baru. Namun, Anda masih bisa menggunakan HTML sesuai kebutuhan. 

3. XML

Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup yang diciptakan oleh konsorsium World Wide Web (W3C). Bahasa ini berfungsi untuk menyederhanakan proses penyimpanan dan pengiriman data antarserver. Nah, kenapa proses penyimpanan dan pengiriman data antar server perlu disederhanakan? 

Ini karena setiap server bisa memiliki sistem yang berbeda-beda. Sehingga, pertukaran data antarserver yang sistemnya tidak cocok akan memakan banyak waktu. Anda perlu mengubah format data agar cocok dengan server tujuan. Data yang diubah pun berisiko hilang. Sebagai solusinya, XML menyimpan data dalam format teks yang sederhana. Sehingga Anda tidak perlu mengubah format data sama sekali. Bahkan format datanya pun akan tetap sama walaupun ditransfer ke server lain. Oleh karena itu, XML juga mudah untuk diperbarui ke operating system baru atau browser baru. Bahasanya pun mudah untuk dibaca manusia, komputer, hingga teknologi pengenal suara. 

4. EPUB 

Pernahkah Anda mengunduh sebuah e-book atau buku elektronik dalam format EPUB ? Mungkin pada awalnya Anda mengira bahwa data ke ekstensi ini tidak jauh berbeda dengan PDF. Padahal, keduanya sangatlah berbeda. EPUB (atau kadang ditulis ePub) merupakan kependekan dari Electronic Publication dan merupakan format data yang biasa digunakan oleh e-book. Kebanyakan e-book reader juga biasanya bisa membuka file EPUB ini.
5. MOBI

File MOBI dirancang khusus untuk perangkat seluler atau eReader. Formatnya sangat ringan dalam ukuran dan mendukung bookmark, catatan, koreksi, dan JavaScript. Juga terdapat dalam file, bersama dengan e-book, bisa DRM, atau perlindungan hak cipta, untuk mencegah penyalinan dan penayangan ilegal.
Format Kindle saat ini (AZW3, KF8, dan KFX) didasarkan pada MOBI dan merupakan format kepemilikan yang secara eksklusif digunakan pada perangkat Kindle. Dan, pada kenyataannya, Anda masih dapat membuka file dengan format MOBI langsung di Kindle Anda - Anda hanya perlu mengirimkannya ke Kindle Anda terlebih dahulu.
Berikut ini ketika akan memilih jenis format file e-book, yaitu sebagai berikut :
1. Format file yang mudah dijalankan oleh berbagai aplikasi saat ini untuk memudahkan pengguna.
2. Kompatibel ke semua jenis perangkat digital.
3. Mendukung fitur-fitur sebuah dokumen dan dukungan penuh terhadap teknologi website.
4.Tidak membutuhkan memori yang besar dalam penyimpanannya.
5. Security configuration

B. Download dan Instalasi Calibre

Simak video berikut ini, yaitu cara download instal aplikasi Calibre 
Untuk aplikasi calibre kalian bisa unduh di website calibre melalui link dibawah ini

😊  SELAMAT MENONTON  😊



C. Membuat E-Book dengan Calibre

Simak video berikut ini, yaitu cara membuat e-book dengan aplikasi calibre
Selamat mencoba - semoga sukses

                                                  😊  SELAMAT MENONTON  😊



Terimakasih 
semangat dalam belajar
Sumber belajar : Internet 

Jumat, 08 Januari 2021

3.4 & 3.5 Macam-Macam Format Gambar dan Prosedur Scanning

Kompetensi Dasar :

3.4 Mendiskusikan berbagai format gambar
4.4 Menempatkan berbagi format gambar
3.5 Menerapkan prosedur scanning gambar/ilustrasi/teks dalam desain
4.5 Melakukan scanning gambar/ilustasi/teks dengan alat scanner dalam desain

APERSEPSI
Format yang digunakan dalam desain grafis
Sumber : https://www.vektorkades.com/2015/04/perbedaan-vektor-dan-bitmap.html


Sebesar 65% pada karya desain menggunakan gambar. Dikarenakan gambar dapat mempercantik dan membuat menarik tampilan website, advertising atau berbagai macam desain yang dibuat oleh desainner. Gambar juga dapat membantu mengkomunikasikan teks, menyampaikan isi suatu pesan. Penggunaan gambar memiliki banyak manfaat.

A. BERBAGAI FORMAT GAMBAR DALAM DESAIN GRAFIS

Berikut ini adalah penjelasan dari berbagai format gambar tersebut, diantaranya :

1. Macam-Macam Format Gambar

Gambar dan foto, terdapat jenis-jenis format atau ekstensi file. Berikut ini adalah penjelasan dari berbagai format gambar yang sering digunakan dalam dunia desain grafis yaitu :

a. PSD (Photoshop Document)

sumber : https://www.rizacorel.my.id/2018/12/sejarah-dan-perkembangan-adobe-photoshop.html

Photoshop adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3, versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4, versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5, versi ketigabelas adalah CS6, dan versi terbaru adalah Adobe Photoshop CC. Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna : 

Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster seperti .png, .gif, .jpeg. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas :

  • .PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programmer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
  • .PSB adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB
  • .PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak photoshop deluxe.


b. JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)

sumber : https://www.flaticon.com/free-icon/jpg_136524

Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Warna yang dihasilkan pada gambar JPEG akan sedikit kabur dalam gambarnya, hal ini disebabkan karena metode kompresi yang digunakan adalah lossy compression. Lossy compression adalah teknik yang digunakan untuk mengecilkan ukuran file baik berupa gambar, audio atau sejenisnya sehingga setelahnya kualitas dan ukuran file akan menurun.
sumber : https://qwords.com/blog/perbedaan-jpg-dan-jpeg/

Saat kemunculan JPEG pertama kali sekitar tahun 90-an, ada dua sistem operasi komputer yang yang memiliki banyak pengguna yaitu sistem operasi Windows dan sistem operasi Macintosh. Saat itu yang bisa membaca format gambar JPEG hanyalah Macintosh saja, untuk Windows versi awal belum bisa membaca format gambar JPEG. 

Alasannya saat itu Windows hanya bisa membukan file dengan ekstensi 3 huruf saja dari alasan diatas maka format gambar yang awalnya JPEG kini berubah menjadi JPG dan berlanjut sampai sekarang. Sedangkan untuk OS Macintosh dengan perubahan nama ekstensi format gambar JPEG to JPG tidak ada masalah yang berarti. Tetapi untuk sekarang ini versi Windows terbaru sudah bisa membaca format gambar JPEG. Untuk kesimpulannya perbedaan JPG dan JPEG adalah tidak ada perbedaan, hanya perubahan format file saja dari JPEG ke JPG saja.

c. GIF (Grapphic Interchange Format)

Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronika dan internet. Format file ini mampu menyimpan animasi dua dimensi (2D) yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompress dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

sumber : https://m4741blogspot.wordpress.com/2013/06/06/situs-untuk-membuat-gambar-foto-animasi-gif-online/

d. PNG (Portable Network Graphic)

Sumber : https://www.harianhaluan.com/news/detail/104629/perbedaan-antara-gambar-jpg-dan-png-apa-saja-yang-membedakan

Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mempu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpang aplha channel. 

e. PDF (Portable Document Format)

Sumber : https://www.kaspersky.com/blog/36c3-pdf-digital-signature/32073/

Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna bitmap yaitu menggunakan CCIT.

f. TGA (Targa)

Sumber : https://repairkb.com/file/tga/

Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel.
Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max. 

g. BMP (Bitmap Image)

Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk bingkai Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit sampai 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai dekstop wallpaper, simpanlah dokumen anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompress format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu meyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, Bitmap.

h. TIF (Tagged Image Format File)

Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukatan antar-platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic).
Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan lebih disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi  pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca file TIF.

i. IFF (Interchange File Format)

Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

j. SCT (Scitex Continous Tone)

Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.

k. PXR (Pixar)

Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

l. RAW

Format file ini yang flexibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color, dan Duotone tanpa alpha channel.

2. Fungsi dan Perbedaan Format Gambar 

Terdapat beragam dan manfaat menggunakansetiap format gambar yang digunakan dalam membuat kerya desain. Kita akan menggunakan beberapa contoh gambar yang sering digunakan dalam desain grafis yaitu JPG, GIF, dan PNG. Beberapa format tersebut mudah digunakan dalam mengedit dan membuat karya desain. 
Ketiga jenis ekstensi gambar tersebut sebenarnya memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing. Sebagai contoh, .jpeg. File gambar dengan ekstensi ini sangat cocok digunakan sebagai foto online dengan ukuran file yang kecil.
Namun, apabila membutuhkan gambar yang lebih tajam, misalnya untuk logo, file gambar .png akan menjadi pilihan yang tepat. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan file .png ketika memerlukan gambar dengan background yang transparan. Sementara itu, file berektensi .gif biasanya berupa gambar animasi sederhana. Berikut ini adalah fungsi dan perbedaan format gambar yaitu sebagai berikut :

a. JPG atau JPEG 
    JPEG singkatan dari Join Photographic Expert Group. Format ini diciptakan oleh sekelompok orang pada tahun 1986. Adapun cara pelafalan "JPEG" yaitu "jay-peg"
Kegunaan JPEG yaitu sebagai berikut :
1. Digunakan untuk gambar biasa.
2. Dapat digunakan untuk menggambar objek atau benda nyata seperti foto.
3. Gambar dengan warna yang beragam.
4. Gambar dengan warna cerah dan gelap.

b. GIF
    Format .gif /"jif"/ singkatan dari Graphic Interchange Format. Format ini diciptakan oleh Steve Wilhite dan sering digunakan untuk menampilkan gambar bergerak atau animasi dengan ukuran yang minimalis.
Kegunaan GIF yaitu sebagai berikut :
1. Grafis web dengan sedikit warna.
2. Membuat ikon kecil.
3. Membuat animasi.
4. Membuat gambar sederhana.

c. PNG 
    PNG /'P-N-G?/ singkatan dari Portable Network Graphics. Format gambar ini didesain pada pertengahan tahun 90-an. PNG terbagi menjadi dua, yaitu PNG-8 dan PNG-24. PNG-8 sangat mirip dengan .gif dan biasanya ukuran filenya lebih kecil dari .gif.
Sedangkan PNG-24 mirip dengan .jpeg dan biasanya ukuran filenya lebih besar dibandingkan dengan .jpeg.
Kegunaan PNG yaitu sebagai berikut :
1. Gambar web seperti logo dengan background transparan.
2. Gambar yang masih dalam proses editing.
3. Gambar kompleks seperti fotografi.

B. PROSEDUR MEMINDAI / SCANNING GAMBAR

Scanner adalah alat elektronik untuk memindai dan salah satu perangkat input pada komputer, fungsi dari scanner yaitu untuk menduplikasi objek dalam bentuk digital. Dalam dunia grafika khususnya desain grafis, alat scanner memiliki fungsi yang sangat penting di sampping komputer dan printer. Dalam mendesain kita sering menemukan gambar yang dibuat secara manual. Maka dari itu alat scanner dapat memasukan gambar manual ke dalam unit komputer.
1. Jenis - jenis Scanner
Sebelum mengoperasikan perangkat scanner, terlebih dahulu kita memahami karakteristik, jenis scanner dan pengetahuan tentang resolusi gambar yang dihasilkan, agar terhindar dari kesalahan saat melakukan scanning. Berikut ini adalah manfaat dan cara penggunaan scan untuk keperluan scan gambar dan teks maka scanner dibagi menjadi beberapa jenis yaitu :
a. Flat Bed
Sumber : https://www.metrodataonline.com/scanner-flatbed-a4-photo-perfection-v39

Jenis scanner ini paling banyak digunakan selain harganya yang relatif murah, scanner ini praktis dan cocok untuk digunakan secara pribadi. Jenis scanner ini berbentuk persegi panjang memiliki sebuah papan penutup dan alat berupa lapisan kaca tempat untuk meletakkan gambar secara satu persatu. Cahaya yang digunakan untuk melakukan scanning menggunakan sumber cahaya flouresant. Bidang untuk melakuka scan mencapai ukuran A3 dengan menggunakan teknologi CCD (Charge Couple Device) sebegai sensor untuk membaca gambar. Ketebalan gambar yang akan discan mencapai 0,5 cm dan resolusi yang di miliki scanner flat bed ini mencapai 5400 dpi. Sistem pengambilan gambarnya adalah secara garis demi garis (line by line).

b. Handheld

Sumber : https://www.perangkatkasir.co.id/blog/cara-merawat-scanner-barcode/

Scanner jenis ini yaitu alat pemindai dalam genggaman tangan sehingga secara menual pengguna melakukan pergerakan scanner ke item yang akan di pindai/scan. Scanner handheld ini sering dijumpai di toko-toko supermarket bagian pembayaran di kasir untuk mengetahui harga produk. Scanner ini sangat sensitif maka gambar yang dihasilkan kualitasnya kurang baik, dikarenakan kecepatan gerak yang tidak merata dan scanner ini bersifat monochrome atau hanya menghasilkan warna hitam putih saja. Harga dari scanner ini cukup mahal tetapi efektif karena bentuknya kecil dan mudah untuk dibawa kemana-mana.
c. Sheetfed Scanner
Sumber : https://carisinyal.com/jenis-jenis-scanner/
Scanner sheetfed, untuk melakukan scanning pada jenis scanner ini yaitu dengan cara memasukan dokumen ke dalam slot bagian atas dan akan menuju kebawah untuk proses scanning. Scanner ini berbeda dengan scanner flatbed, jika scanner flat bed yang bergerak adalah sensor dan sumber cahaya, justru sensor sheetfet dokumen yang bergerak untuk melakukan pemindaian.
d. Scanner Portable
Sumber : https://carisinyal.com/jenis-jenis-scanner/
Scanner portable merupakan alat scanner genggaman tangan yang berukuran kecil dan ramping yang dapat memindah apa saja, kapan saja dan dimana saja dan bisa dimasukan ke dalam tas. 
e. Specialty Scanner
Sumber : https://carisinyal.com/jenis-jenis-scanner/

Jenis scanner ini model scanner khusus atau specialty yang berfungsi seperti pemindaian kartu nama dan tanda terima. Fungsi-fungsi ini biasanya dapat dilakukan oleh scanner flatbed, dokumen atau bahkan scanner portabel, namun scanner khusus atau scanner kartu dilengkapi dengan perangkat lunak untuk mempermudah pemrosesan pemindaian.

f. Printer Scanner
Sumber : https://www.dutasarana.com/

Jenis scanner printer ini merupakan printer berjenis multifungsi, yaitu sebagai print, copy dan scan. Dimensinya sendiri berkisar 40,9 x 48,8 x 31,6cm dengan bobot 11,1kg sangat cocok untuk kantor dan dapat bekerja secara cepat. Printer scanner ini biasanya dilengkapi dengan USB dan Wifi sehingga dapat digunakan secara bersama-sama tanpa harus mengoneksikan komputer kita dengan USB printer scanner tersebut. 
Jenis printer scanner ini adalah printer laser monochrome duplex dengan Wifi dengan kemampuan scan dengan ukuran kertas A4, Letter, B5, A5, A6, Executive, Legal, Folio, resolusi yang dihasilkan printer scanner ini 2400 x 600 dpi, Black/White 30  ppm print, cocok untuk dalam bekerja cepat.

C. CARA SCANNING GAMBAR 

Perhatikan video cara scanning gambar berikut ini :


Terimakasih 
Selamat Belajar dan Sukses